Senin, 25 November 2013

Selesai? Entahlah!


Selesai? Entahlah!

Ketika sayap-sayap kenangan bernada kerinduan menyapa sebuah siang.

Aku sampai di hari ini membawa banyak cerita yang belum selesai. Orang-orang yang mengerti psikologi psikodinamik menyebutnya sebagai unfinished business. Ah , itu teori yang selalu aku tak suka. Teori yang menggiring analisis panjang dan selalu berujung dengan kalimat - iya, ini belum selesai.

Banyak nama, tempat, dan adegan yang sampai hari ini belum bisa kubuang lepas di tong sampah. Semua masih rapi kusimpan di gudang kenangan yang bersiap menggerogoti furniture  dan seluruh bagian rumah serupa rayap lapar yang merusak kayu.
Banyak hal  masih piawai mencipta denting dan tarian yang membuat aku menyungging senyum dan kembali menatap luka.

Kamu, salah satunya. Ya, kamu.

Kamu yang begitu gemilang. Satu-satunya sumber inspirasi yang terpaksa harus kupunggungi. Kamu yang dulu sempat begitu memesona seluruh isi jiwa. Kamu yang menapaki karpet merah bersamaku, menuju singgasana mimpi. Kamu yang juga punya mimpi yang sama. kamu yang sempat begitu pandai membuat keindahan di taman, mengalahkan harmoni rumput hijau-bunga-angin-dan kupu-kupu. Kamu yang bersuara biasa tapi pandai mendendangkan lagu-lagu yang kusuka. Kamu dan nada-nada gitar yang masih terdengar indah, sampai hari ini! kamu yang tak berhenti memanggil-manggil, meski kita tak menapaki jalan yang sama lagi. Kamu yang begitu luwes bak gerakan tarian burung kala melepaskan genggaman tangan - yang semula begitu mesra. Kamu yang sampai hari ini masih membayangi istana mimpi. Kamu, cerita yang masih menuntut ujung yang entah apa. kamu yang masih mampu memesona labirin-labirin kepala. Kamu yang tak juga menyelesaikan nyanyian di jiwa-jiwaku. Ah, mengapa sebegini dalam di saat jarak terlalu jauh.

Bisakah kamu selesaikan ini?

Meski entah dengan apa kita mampu selesaikannya. Karena nyatanya, selesai adalah apa yang pernah kamu ucapkan, tapi selalu aku hindari untuk mendengarnya. Tuhan, mengapa aku hanya bisa berkata.. entahlah! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar