Sabtu, 08 Juni 2013

Tentang hujan


Hujan. Ia kembali memecah sunyi menjadi sepi yang lebih hening. Kembali mengingatkan ribuan kalimat yang pernah ditulis tentang kehidupan; untaian kenangan yang tak usang untuk diceritakan; rangkaian kata-kata cinta yang membahagiakan, mengharukan, menguatkan, bahkan menjatuhkan.

Tertegun begitu khusyu membaca, bukan sekedar membaca.

Hujan, setia menyaksikan banyak teriakan yang tidak sempat didengar siapapun. Setia mendampingi jiwa yang tersandar lemah memejam luka yang tidak sempat diketahui siapa-siapa. Setia menerjemahkan rasa yang tak sempat dipandangi siapa-siapa.

Aku tengah bersama hujan,ingin selalu dengan hujan, selamanya.


- pematang rindu, 26 Mei 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar