Tampilkan postingan dengan label persahabatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label persahabatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Februari 2014

KEYEUP IS MY GANK!

Pernah ngerasain susah move on? Yakin deh, hampir pasti, semua pernah ngerasainnya. Kalau disurvei, susah move on dari pacar itu pasti menduduki nomor wahid, juaraaa umum keknya.
But, see me! Sampe sekarang si aku masih sungguh sangat susah move on dari Keyeup – my gank. Hiks.. Heiii! I’m serious. Bukan susah move on dari mantan apalagi gebetan, tapi dari mereka semua. These are Keyeup. I miss them so badly.. T.T

kiri ke kanan: hasyonk, pionk, malcok, uly (Me), oozh, qisthi, anis. ^^





Ngomong-ngomong soal move-on, berkaitan erat dengan kehilangan, kepergian, disakiti, menyakiti, atau perpisahan. In my case, yang terakhir itu alasannya. Kami dipaksa berpisah. Dipisahkan oleh masa studi yang berakhir, mudik ke tempat masing-masing, menata masa depan masing-masing, nyari jodo masing-masing (untuk yang satu ini emang nggk boleh rebutan, hehe...), merelakan diri masing-masing untuk menjalani kehidupan baru sebagai orang dewasa. Sigh!

Sebelum lanjut cerita, i’ll put some notes: aku termasuk orang gengsian, tapi entahlah Keyeup ini bisa meruntuhkan kegengsian ini. Dan menggiringku untuk mempublikasikan tulisan bernada kerinduan mendalam kek gini. Tapi yaaa mereka di  somewhere out there bisa jadi merasakan perasaan yang lebih akut malahan, :p
**
Malem ini entah malem keberapakalinya ngerasain kangen akut sama mereka. Dan akhirnya daripada depresi, aku tulis aja semua memori yang mengikat di otak ini. Nggk semua denk, sebagian kecil aja tepatnya. Kalau semua memori tentang kami ditulis, nggk akan kuat jari jemari ini mengetiknya, huoooooo~
***
Keyeup! Nama yang absurd untuk gank perempuan di era modern  abad century ini. Ada yang tau artinya apa? Keyeup itu bahasa sundanya Yuyu, modelnya kek kepiting tapi body-nya agak minimalis gitu lah nyak, sukanya idup di selokan. Kek ginilah kurang lebih. Cekidot!
Singkatnya: masih belum jelas kenapa milih nama itu. Yang jelas ada beberapa laskar keyeup yang berfilosofi keyeup bisa nyembuhi berbagai penyakit akut, keyeup bisa disingkat key-up: kunci kenaikan, keyeup nggk mainstream, dan banyak lagi, dan semuanya NGARANG. Haha.. but we’re all enjoy those fake philosophy.. :D
**
Kami jadian #eh bareng-bareng maksudnya sudah hampir tujuh tahun, sejak 2007. Kalau cerita tentang sejarahnya, bakalan lama. Lagian, kurang suka ngomongin sejarah, hehe..
Banyak hal yang sudah dijalani, bersama. Dari kebersamaan yang sudah dilewati kami banyak menciptakan filosofi-filosofi hidup yang kadang fiktif belaka, kekonyolan yang luar biadab, saling menunjukkan kehebatan, saling menertawakan, traveling, backpacking, kerja kelompok juga sering, mengikuti mentoring (red. Kajian keagamaan), dan banyak lagi yang nggk bisa dibahasain. There’s a lot of memorable things...
**

Here they are..
#1 Anis

Dari anis, aku banyak belajar tentang bagaimana jadi perempuan yang baik-baik. Bisa dikatakan, anis ini adalah laskar keyeup yang paling waras jasmani dan rohani. Beberapa keyeup memanggilnya “mama anis” bukan karena dia tua, tapi karena sosoknya yang keibuan. Hal-hal positif hampir abis sama laskar keyeup yang satu ini.
*) Btw kenapa daritadi aku sebut ‘laskar’ ya? Ah biarin lah, masa iya nyebut ‘anggota atau peserta keyeup. Kurang greget lah. Biar aja lah biar serada gagah, laskar keyeup. Jangan pada protes lho ya!
Lanjut lagi. Tentang anis, arti kata ‘baik’ itu bukan formalitas. Anis banyak ngajarin kebaikan tanpa menggurui. Syukurlah masih terselip makhluk yang hati dan otaknya bercahaya di tengah-tengah kekacauan gank kami – Keyeup. Anis jarang keliatan panik, hampir nggk pernah ngerepotin orang, lembut tapi mandiri, kalo deket anis berasa ada di mesjid: tenang rasanya. I Heart u so, anis..
Lanjut ke..

#2 Lia – Hasyonk.

Lia yang hampir selalu dipanggil hasyonk ini keyeup yang paling ababil kali ya. #eh. Kenapa ababil? Karena dialah satu-satunya keyeup yang kalau suka sama sesuatu itu sumpah ya, kayak orang kecanduan. Dulu waktu kami S1, mahasiswa lho, tapi dia bisa kecanduan K-Pop. Dan parahnya dia menularkan candunya itu ke seluruh gank. Aku juga hampir aja kena, dan kena akhirnya. Tapi bisa segera bertobat. Selain itu, yang terbaru dia suka sama motif apalah itu kek bunga-bunga vintage. Sama juga kyak kecanduan. Hadeuuh.. tapi ya itulah dia. Dia juga termasuk keyeup yang paling lucuuu sedunia, Sule aja bisa kalah lucu sama laskar keyeup yang satu ini. Apalagi kalau udah berpose ala model, atau berperan jadi penyanyi dangdut. Nendang Gan! Hahaa.. Dan dari dia, aku belajar tentang bagaimana menikmati hidup, belajar enaknya jadi anak kecil, dan menyukai hal-hal yang nggk formal. Semoga kehidupanya selalu dilimpahkan segala candu yang baik-baik. Sebuket sayang untuk kamu, Shyonk.
Lalu..
#3 Mala
Mala ini sering dipanggil malcok di periode terakhir-terakhir, hhi.. laskar keyeup yang satu ini penggila warna ungu. Kadang aku mikir  kalau dia ini salah pilih warna kesukaan. Karena gara-gara suka ungu ini kali ya dia masih aja jomblo ampe sekarang. Bwhahahahaa... Piiiss Cok.. ^^)v 
Ganti warna gih. Bwehehehe..
Hmmm.. laskar satu ini nggk ada yang ngalahin keras kepalanya. Hadeuh, entahlah harus pake apa biar kepalanya agak lentur dikit aja. Tapi di balik kekeraskepalaannya, dia temen yang baik, berjiwa melayani. Bisa dikatakan, teman yang siaga. Kapanpun kita minta anter, pasti mau. Dan paling rajin traktir. Berarti loe paling tajir donk cok? Wah waah waaah, kok baru  nyadar gini ya. -__-
Satu lagi, dari laskar yang satu ini aku belajar berani nekad. Saking nekadnya dia berani memutuskan ikut jadi pejuang SM3T. Really proud of you! Hug.. puk puk!
Kemudian tentang...
#4 Oozh
Namanya outstanding ya? Itu nama panggungnya, nama aslinya Rosna. Nama aslinya emang kurang gimana gitu ya, haha..
Temen yang bisa ngebuat kita tampil seadanya, yang rela jadi pendengar setia meskipun ceritaku membosankan, yang bakalan jadi orang yang ngerasa sakit juga pas aku patah hati, yang nggk pernah bisa nolak keinginan atau pendapatku. Temen yang paling setia kawan. Oozh serupa baby sitter yang dikasih Tuhan secara gratis, nggk pernah komplain, jarang banget ngeluh. Inilah dia sosok yang banyak ngajarin aku tentang menjadi anak baik-baik, nurut sama orang tua, menjadi anak teladan, memberi pengabdian tanpa pamrih, dan kuat dalam pengorbanan. love you ozh!
dan tentang....
#5 Pionk

Hmmm... pionk itu kek profesor buat aku. Dia banyak ngajarin gimana ngejalanin idup yang bener. Usianya mngkn boleh jadi lebih muda, tapi dia tau gimana caranya idup yang seharusnya. Selama kenal, nggk pernah aku liat dia marah. Dari laskar yang satu ini aku belajar kesederhanaan, hidup yang bijak, setia kawan, sabar, ketulusan, dan kuat dalam kesendirian. Ah jadi pengen nangis aja deh, kenapa juga yaaa... ZzzZzzz...
Tapi jangan salah, dibalik hal-hal yang serius di atas, dia ini ahli konyol yang luar biasa. Loading lama untuk ngerti hal-hal absurd, banyak lah yang di luar pemikiran manusia normal tentang standar normanya, bwahahaha..
Miss you so much, yonk!

Sampe ke..

#6 Qisthi
Fiuh.. ini laskar keyeup yang alfabet inisialnya paling akhir. Qisthi.. seringkali kita manggil dia Qisya (Qisthi syarappp). Pernah denger tagline “be your self”? Nah, orang inilah yang sepanjang hidup aku paling bisa jadi diri sendiri, dimanapun kapanpun sama siapapun. Cuman dia yang fanatik suka warna orange, dari underwear #upz maap, sampai kerudung warna orange! Dan cuman dia yang nggk pernah berusaha pake topeng-topeng pencitraan. Dari kegilaan-kegilaan dia aku belajar tentang kerennya jadi diri sendiri. Terlepas dari itu, hidup yang dia jalani membuat laskar keyeup yang satu ini super duper kuat. Dan dia keknya termasuk laskar keyeup yang jarang banget ngeluh. Ah, entah dia nyadar apa nggk, aku punya kekaguman tersendiri sama dia. Ya, kagum uly sama qisti. (cocwiiiiiiiiiittt #ihiiiirr)

***
Basah deh matanya. Bukan sedih, tapi kangennya emang lagi akut. Mereka berenam lebih dari temen. Merekalah orang-orang pertama yang ingin kukabari apapun yang penting dalam hidupku setelah keluarga. Merekalah orang-orang yang tanpa diminta akan menyediakan diri untuk membasuh sepi. Sumpah, beruntung punya mereka. 
Nothing’s perfect, but all of them perfect my life.
Tentang move on, sama sekali nggk mau move on dari kalian.
Semoga kita bisa kumpul lagi, melakukan kedonoan-kedonoan baru yang lebih fresh dan outstanding. Mmmmmuuuaachhh..!!!


Sabtu, 08 Juni 2013

Si Aneh Rosna Pentiaratih Supendi


Sampai hari ini aku masih saja aneh dengan manusia bernama Rosna Pentiaratih Supendi. Pun masih belum bisa menghentikan rasa syukurku memiliki teman seaneh dia. Kata ‘aneh’ aku pakai untuk menggambarkan dia bukan karena dia aneh. Aku sebut dia aneh karena dia punya banyak hal yang aneh tanda kutip, hehe..

Dia biasa dipanggil Oozh. Dia pernah menceritakan alasan mengapa dia dipanggil dengan nama itu, tapi aku lupa. Ya, inilah aku, pelupa. Berbeda dengan dia, dia nyaris tak bisa lupa sesepele apapun cerita yang pernah aku sampaikan. Aku berteman dengannya sejak tahun 2007, kami sama-sama mahasiswa baru di sebuah universitas negeri di Bandung. Tapi mulai menyandang status ‘sahabat’ sekitar pertengahan tahun 2008.

Kami berdua memang begitu dekat seperti anak kembar, meskipun secara fisik jauh berbeda. Aku si imut nun mungil juga manis, sedang dia berperawakan besar dan nampak tidak imut sama sekali, hehe.. tapi dia ‘aneh’ dan aku mungkin lebih aneh.

Ke-‘aneh’ an itu dia tunjukkan ke siapapun dan dimanapun. Tapi aku tak mau terlalu membahas keanehannya yang dia tunjukkan ke orang lain.

Ini dia beberapa keanehannya yang aku tangkap selama kami berteman...

Keanehan pertamanya, dia itu serupa GPS berjalan. Dia mudah mengingat rute jalan, jalur angkot, dan alamat. Dan aku adalah si penyasar yang handal pula. Setelah ditinggal pergi, aku harus menelan pil pahit kembali menjadi penyasar yang handal itu, tanpa GPS berjalan lagi.

Keanehan kedua: dia punya sense of service yang tinggi. Aku yang bossy, merasa sangat nyaman dengan keanehan dia yang satu ini. waktu kuliah dulu, uang jajan dia jauh lebih besar dibanding uang jajanku. Tapi faktanya, terlihat jelas aku yang boss, dia yang karyawan, haha.. Next, aku akan ceritakan ilustrasi nyata yang seringkali terjadi. Aku memang sering terserang penyakit bokek, tapi hasrat untuk nongkrong atau hang-out gitulahyaa tak pernah pandang bulu. Ketika hasrat itu muncul, pasti yang pertamakali menjadi korban ajakanku adalah dia, si rosna yang aneh. Dan hampir 89% ajakanku tidak pernah dia tolak. Kami pergi nongkrong, kami makan di tempat kuliner yang kadang ya lumayan mahal, dia yang bayar (baca: ngutangin), dia jg yang nyatetin bill, dia juga yang berperan jadi pengasuh selama kegiatan nongkrong berlangsung. Menurutku itu aneh. Peribahasa ‘ yang punya duit yang berkuasa’, nggk berlaku dalam persahabatan kami, haha.. #fakta

Keanehan ketiga. dia lebih muda dari aku, dua tahun lebih muda, tapi harus aku akui dia jauh lebih dewasa. Dalam banyak hal, aku selalu mengandalkan pendapatnya. Penuh pencerahan dan tertata apik penuh empati. Aku sangat ingat, dulu ketika kami masih sama-sama ngekos, hampir setiap minggu aku update cerita tentang kehidupan asmara yang penuh konflik. Gaya diplomatisku untuk membela diri tanpa disadari dibuat mati kutu oleh pandangan-pandangannya yang tidak menggurui, bernuansa pengertian, dan kerap kali membuat sensasi #jlebb. Tapi sampai tulisan ini dibuat, aku tak pernah mengakui ini. Ego ‘orangtua’ ku selalu tak mau kalah.

Keanehan keempat  dia: tragedi putus cinta. Entah sudah berapa episode cerita yang mirip telenovela aku muntahkan di telinganya. Tapi aneh tapi nyata, dia masih saja jadi pendengar yang baik sampai hari ini. Aku jarang peduli waktu (baca: pagi, siang, malam), dia sedang apa dan dimana, aku tak segan-segan memuntahkan cerita-cerita ber-genre apapun padanya. Cerita lawak, pandangan sosial-politik, kajian ilmiah, pribadi, karir, asmara, dan banyak lagi dia lahap tanpa ekspresi ‘bosan’. Dia selalu membuatku merasa jadi pendongeng paling menarik dan memesona di hadapannya. Dan dia selalu piawai menjadi pendengar yang baik. 

Friends, it’s such an miracle for me. Loe emang aneh!

Keanehan kelima, dia mirip ibu-ibu. Pernah di suatu hari ceritanya aku mengalami patah hati yang super duper dahsyat. Orang yang pertama kali aku hubungi saat itu ya siapa lagi kalau bukan dia. Harus aku akui waktu itu ceritaku tersendat-sendat, tidak seperti biasanya. Aku bercerita via telepon, karena dia sudah kembali ke rumahnya di Bogor. Aku benar-benar sakit hati waktu itu dan pengen banget ketemu langsung sebenernya. Tapi jarak yang cukup jauh tidak memungkinkan kami bertemu. Aneh tapi nyata (lagi), cerita singkat yang terbata-bata aku sampaikan malah membuatnya menangis. Tangisan yang dia tahan, pecah dan terdengar juga di telepon. Dia pun turut tersakiti, dia pun turut merasa dikhianati, begitu katanya. Dia memang aneh. Dia bahkan bisa merasakan sakitku, seperti ibu-ibu yang sadar kalau anaknya sedang tidak baik-baik meski tanpa bercerita panjang lebar.

Sebenernya masih banyak keanehan lainnya yang dia punya, tapi belum memungkinkan untuk diceritakan sekarang. Kata ‘aneh’ yang bisa jadi adalah  kata absurd yang mewakili kekagumanku pada si sahabat yang satu ini. Aneh karena kebaikannya luar biasa. Aneh karena banyak hal extraordinary yang dia punya. Aku hanya tak habis pikir, kebaikan apa yang sebenarnya pernah aku lakukan di masa lalu, hingga Tuhan menghadiahkan teman seistimewa dia. Terlepas dari sifat kekanak-kanakannya yang kadang muncul, itu masih manusiawi, dia banyak menunjukkan arti ketulusan menyayangi teman. Darinya aku banyak belajar. Terimakasih banyak, tetaplah menjadi si ‘aneh’ itu.

Dan mungkin sama anehnya dengan ide tulisan ini. Penting nggk penting, ini penting dooonk. Mungkin akan aku bacakan dengan bangga dan bernada sedikit konyol pada anak cucu nanti. 

Rabu, 15 Juni 2011

Surat untuk sahabat...

Dear sahabat..
Aku sedang ingin menyandarkan rasa padamu.
Tahukah kau, kini aku sedang mengalami paradoks yang jua belum berujung.
Aku benar-benar sedang berada di satu titik yang tidak mungkin kukendalikan sendiri.

Warna pandangan nampak begitu banyak, dan tidak sedikit yang kontras sekali membuat mataku sakit, lalu membuat kepala ini pusing..
 terkadang saat ku merasa tak mampu lagi menahan sakitnya, ku relakan diriku untuk pingsan sejenak, tak sadarkan diri.
Sejenak..
Kelu sekali rasanya mengungkapkan apa yang sebenarnya terpikir,
Enggan sekali untuk beranjak melangkah..
Hanya ingin terdiam sejenak tanpa apapun, bersama deru nafas yang kerap kali tersengal, saja..!

Tak terasa, ternyata tak lagi sejenak..
Sudah terlalu lama ku taksadarkan diri..
Betapa tersontak rasa ini saat terbangun..

Nampak Puzzle cita yang tak sempurna, kata bijak yang tak terbalas, puisi cinta yang belum usai, tangis dan luka yang terabaikan, diksi cerita yang salah, tawa yang tak seharusnya, rindu yang berbayang..

Arrrghh.. memang sudah terlalu lama…!

Duhai sahabat..
sahabat kata yang kuanggap tepat untukmu, entah benar atau tidak, aku tak peduli..

Meski terlalu lama ku tak sadarkan diri,
Tahukah kau?
disini kudekap asaku tentangmu,
menerka masa ku nanti bersamamu..
mencari riak rindu yang tak berbayang,
menggetarkan jelagamu tentang kita..

*
‘sahabat’ coloured whole of my life with so many moment..  sorry because of me and myself.. I take a pleasure acceptance from all of u.. Thanks for being special part of my life..