Tampilkan postingan dengan label imaji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label imaji. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Agustus 2016

Surga yang tak dirindukan

surga. aku tak tau banyak tentang surga. yang aku tau, surga adalah tempat yang indahnya tiada cela, tempat disematkannya tujuan akhir, sebuah kepulangan yang dirindukan, dan tempat yang tidak miliki pengkhianatan sedetik dan sedikit pun. 
surga kerap kali dijadikan analogi sebuah harapan juga kebahagiaan. 
punya keluarga kecil bahagia harta berlimpah, surga..
punya suami tampan, kaya, juga soleh, surga..
punya sahabat setia di mana-mana, surgaa..

akhirnya surga tak lagi sebuah istilah milik kitab suci, surga milik segala hal indah dan manis.
surga adalah yang diimpikan manusia tanpa harus menunggu mati lagi. 
manusia memang luar biasa kuasa menyematkan makna.

Rabu, 03 Agustus 2016

Alea.

Alea tidak lupa masa lalu nya. Rumah baginya adalah neraka. Orang tua serupa dua nama yang memang tidak bisa dia ubah dalam sekumpulan dokumen akta kelahiran dan rentetan ijazah pendidikannya. Tidak lebih dari itu. Alea tumbuh dalam kesendirian, begitu bebas menggambarkan dunianya, menjalani hidupnya, menari di atas panggungnya, juga begitu lihai menyembunyikan luka.

Senin, 29 Oktober 2012

sekotak kenangan indah

di sepanjang jalan purnawarman. di antara lampu-lampu temaram. di antara hiruk pikuk jalanan.
kau genggam tanganku erat. kau peluk harapan. kau basuh kasih sekisah.

aku begitu mengenang. aku begitu ingin terhenti dalam sebuah adegan. aku begitu memimpikan pengulangan dan kemudian tak lagi mengenang.

bila kau menjadi istriku nanti~
pahami aku saat menangis~
bila kau menjadi istriku nanti~

senada lirik yang kau senandungkan. lirik yang masih mendendang setia mengisi hari, mengungkap simpul-simpul senyum.

di sepanjang jalan purnawarman. aku begitu memimpikan pengulangan.

(Bandung, 29 Oktober 2012)